Selasa, 27 November 2012

backup otomatis database mysql di ubuntu

backup otomatis memang sudah menjadi sebuah sistem yang harus ada jika anda ingin mendirikan sebuah penyedia layanan data hosting ataupun penyimpanan data, jika sebelumnya saya membahas tentang backup file otomatis, kini saya akan membahas backup database mysql otomatis di ubuntu server 10.04 lts.
1. masuk ke root
sudo su
2. install packet nya
aptitude install automysqlbackup
3. edit scriptnya
nano /etc/default/automysqlbackup
4. scriptnya akan tampil seperti:
[...]
# Host name (or IP address) of MySQL server e.g localhost
DBHOST=localhost
[...]
# List of DBNAMES for Daily/Weekly Backup e.g. "DB1 DB2 DB3"
# The following is a quick hack that will find the names of the databases by
# reading the mysql folder content. Feel free to replace by something else.
#DBNAMES="db_ispconfig web1 web2 web3"
DBNAMES=`find /var/lib/mysql -mindepth 1 -maxdepth 1 -type d | cut -d'/' -f5 | grep -v ^mysql\$ | tr \\\r\\\n ,\ `
[...]
# Backup directory location e.g /backups
# Folders inside this one will be created (daily, weekly, etc.), and the
# subfolders will be database names.
BACKUPDIR="/var/lib/automysqlbackup"
[...]
# Email Address to send mail to? (user@domain.com)
MAILADDR="user@domain.com"
[...]
nama database bisa anda ganti hingga lebih dari satu database
selain itu lokasi penyimpanan pun dapat anda ganti

5. jalankan sciptnya dengan perintah
automysqlbackup

oke sekian tutorialnya

Senin, 26 November 2012

About me

Nur fadilah - Author @ Belajar-blogdanseo



          
Feel free to Contact Me,
Regards,

Belajar Blog dan Seo
Pekan baru, Riau
Indonesia

Jumat, 23 November 2012

Cara Melihat Ukuran File dan Folder di Linux

oke berikut ini adalah juga dokumentasi pekerjaan saya, untuk melihat ukuran dan besar file dan folder pada sebuah sistem operasi linux yang masih menggunakan mode teks ataupun konsol adalah sebagai berikut perintahnya

Buka terminalcontoh: du -h /home/user/Desktop lalu enter

Kamis, 22 November 2012

Membuka Flashdisk di Ubuntu Server


Berikut ini adalah tutorial dan cara membuka flashdisk via ubuntu server
Apabila Flashdisk berjalan normal dan terdetect oleh kernel Ubuntu Server maka kita dapat mengeceknya dengan menggunakan perintah untuk membuat folder baru .

$ sudo mkdir /media/pen_drive
Kemudian berikan mount pada flashdisk ke folder


$sudo mount /dev/sdb1 -t auto /media/pen_drive

Catatan : sdb1 adalah nama drive , kita dapat melihatnya dengan perintah dmesg.

Akses folder
$cd /media/pen_drive
Untuk mencabut Flashdisk pada Ubuntu Server :
$sudo umount /media/pen_drive

sumber: http://www.whitecyber.com

Membuat Script Backup Otomatis Data di Server

Oke kali ini saya akan membuat tutorial atau mungkin lebih tepatnya dokumentasi hasil kerjaan saya, kali ini saya akan membuat tutorial tentang backup otomatis di web server saya menggunakan perintah cron dengan module webmin, jadi sebelum anda menerapkan script perintah yang akan saya berikan ini sebaiknya di server anda sudah terinstall webmin,

masuk ke webmin anda dengan cara https://domainanda.com:10000
setelah anda login pergi ke SYSTEM=>SCHEDULE CRON JOBS=>Create New Schedule Cron Jobs
lalu anda masukkan script seperti ini di command
tar -cpzf /home/backup/dewakomputer-$(date +%d-%m-%Y_%H:%M:%S).tar.gz /var/www/vhosts/dewakomputer/net/akbar
yang berwarna merah adalah folder tempat anda nantinya menempatkan file yang akan dibackup
yang berwarna hijau adalah folder yang akan dibackup
yang berwarna kuning adalah nama file berdasarkan waktu anda backup

Kamis, 01 November 2012

Belajar Seo

Belajar Seo - Tidak bisa di pungkiri kian hari kemajuan teknologi dunia terutama di bidang internet semakin berkembang pesat, termasuk juga dalam hal pengembangan blog. Namun seberapa pun bagusnya tampilan dan berharganya informasi yang ada dalam blog anda tersebut akan menjadi percuma jika tidak ada orang yang mengetahui dan mengakses nya.

Di artikel sebelumnya saya membahas tentang Tips blog, Tetapi kali ini saya akan membahas tentang belajar seo, halaman ini khusus untuk para blogger yang memang sama sekali belum mengerti apa itu seo, karena di "belajar seo" kita hanya membahas dasar-dasar seo itu sendiri, tetapi kalau untuk penerapan nya anda bisa membuka nya di menu, Tips seo, di sana banyak sekali tutorial-tutorial mengenai penerapan seo untuk blog anda.

Ok, langsung saja apa saja yang perlu anda ketahui di dasar belajar seo

2. Belajar Dasar SEO

3. Apa sih On Page SEO? | Mengenal On Page SEO

4. Apa itu Off Page SEO? | Mengenal Off Page SEO

Saya rasa setelah anda membaca tutorial Belajar Seo di atas, anda sudah mengerti apa itu seo, dan unsur atau faktor apa saja yang terkandung dalam seo. Bagaimana menurut anda tutorial dasar di atas?

Selasa, 14 Agustus 2012

Tutorial Setting Mikrotik Dengan DHCP


beberapa hari yang lalu saya mencoba setting mikrotik lagi di tempat kerja saya yang dahulu nah kebetulan ini adalah settingan yang pas untuk mikrotik dari sekian banyak tutorial yang gagal saya terapkan hehe selamat mencoba.
Sebelum memulai hal yang harus di ada atau perlu di ketahui adalah:

  1. Winbox (download di www.mikrotik.co.id)
  2. IP Publik (192.168.26.7)
  3. Gateway (192.168.26.254
  4. DNS Server (10.11.12.1)
  5. IP standar dari router mikrotik adalah : 192.168.88.1
  6. Login Name : admin password : Kosongkan saja

Jalankan Winbox
Tekan tombol kotak

 Klik pada mikrotik yang akan di setting
 Pada login name masukan “admin” dan kosongkan pada kolom password, klik connect

Akan muncul pemberintahuan bahwa Router OS sudah menpunyai konfigurasi standar, apakah akan kita pertahankan atau di hapus. Lebih baik Dihapus saja. Klik pada Remove Configuration
 Selanjutnya pada klik menu interface, didalam interface terdapat dua interface, ether1 yang kita asumsikan terhubung dengan internet/IP Publik dan wlan1 yang terhubung dengan jaringan lokal bertindak sebagai akses point. Untuk ether1 tidak perlu kita rubah setingannya dulu langsung klik pada wlan kemudian aktifkan wlan1 dengan menklik tombol centang warna biru.
 Klik dua kali pada wlan1, kemudian pada tab wireless rubahlah setingan menjadi
 Mode     : ap bridge

SSID    : latihan (nama bebas, menyesuaikan)

Untuk band yang kita pakai pada akses point ini menggunakan sikyal dengan frequensi 5GHz-a, jika menggunakan type akses point yang lain rubah setingan band sesuai dengan frquensi siknyalnya.

Klik OK

Memberikan IP pada Interface dan Gateway serta DNS Server
 Klik pada New Terminal

Kemudian ketikan perintah untuk memberi IP addres pada ethe1

ip address add address=192.168.26.2 netmask=255.255.255.0 interface=ether1

Memasukan gateway untuk konek ke internet (diberikan oleh operator prnyrdia layanan internet)

ip route add gateway=192.168.26.254

Memasukan DNS Server

ip dns set server=10.11.12.1 allow-remote-requests=yes

jika menggunakan router OS versi 4,5 ke bawah gunakan command

ip dns set primary-dns=192.168.30.254 allow-remote-requests=yes

Memasukan perintah routing

ip firewall nat add chain=srcnat out-interface=ether1 action=masquerade

menambahkan juga IP Addres untuk wlan1

ip address add address=192.168.40.1 netmask=255.255.255.0 interface=wlan1

DHCP Server

IP Pool, yaitu range IP yang bisa digunakan oleh server DHCP anda. Untuk case ini PC akan diberikan ip dari 192.168.40.12 sampai 192.168.40.254, berarti ada 253 PC yang bisa dihandle server DHCP.

ip pool add name=dhcp_pool ranges=192.168.40.2-192.168.40.254

setting DHCP Server

ip dhcp-server add address-pool=dhcp_pool 
authoritative=after-2sec-delay bootp-support=static 
disabled=no interface=wlan1 lease-time=3d name=dhcp_server 

server DHCP menggunakan address pool dgn nama “dhcp_pool” dan menggunakan “wlan1″ untuk interface yang digunakan mikrotik (interface tersebut yang terhubung dengan switch/hub jaringan lokal anda)

ip dhcp-server network 
add address=192.168.40.0/24 comment="" dns-server=192.168.40.1
 gateway=192.168.40.1 netmask=255.255.255.0 

DHCP mikrotik menggunakan Network ID 192.168.40.0/24 Netmask 255.255.255.0 (/24) dengan pemberian gateway ke 192.168.40.1 dan DNS 192.168.40.1

Memberikan Password Pada Akses Point

Buat security Profile dulu dengan cara klik pada menu Wireless, pada wireless table masuk pada Security Profile, klik pada tombol Tambah (+)
 Nama profile        : Bebas

Authetication Type    : cukup WPA PSK saja

WPA Pre Shared Key    : Masukan password yang diinginkan

Kalau sudah klik OK

Langkah selanjutnya klik pada tab interface, klik dua kali pada wlan1

Pada interface wlan, masuk pada tab wireless. Rubah security Profile menjadi profile yang tadi sudah kita buat
 Klik ok

Menambah User

Untuk menambah, menghapus atau mengedit user, klik pada menu System kemudian pilih User

Pada menu User List klik pada tombol tambah (+), kemudian masukan nama user baru kemudian pilih group Full untuk memberikan hak akses full pada nam login yang baru. Klikk pada menu password untuk memberikan password pada user.

sumber: http://lpmp.wordpress.com